Selasa, 28 April 2009

OSI Reference Model, Apaan Yach???

OSI (Open Systems Interconnection) Reference Model atau yang bekennya disebut OSI Model yaitu sebuah deskripsi abstrak untuk komunikasi berlapis dan desain protokol jaringan komputer. Awalnya dikembangkan sebagai bagian dari Open System Interconnection (OSI). Di dalam bentuknya yang paling sederhana, ia membagi arsitektur jaringan menjadi 7 lapisan dari atas ke bawah, yaitu aplikasi, presentasi, sesi, transport, jaringan, data-link, dan fisik. Hal tersebut sering disebut 7 lapisan OSI Model. (Dikutip dari en.wikipedia.org/OSI_Model)

Nah, mengenai apaan sich itu OSI reference model telah terjawab. Mari kita menilik lebih dalam mengenai lapisan-lapisan di dalamnya, yang tentunya membuat penasaran…

Sekarang mari kita definisikan dahulu apa itu lapisan. ‘Om Wiki’ mengatakan bahwa lapisan adalah sekumpulan fungsi-fungsi yang mirip secara konseptual yang menyediakan berbagai layanan dari lapisan di bawahnya. Kita dapat mengambil contoh sebuah lapisan yang menyediakan komunikasi error-free sepanjang jaringan menyediakan jalur yang diperlukan untuk aplikasi di atasnya, sedangkan ia memanggil lapisan di bawahnya untuk mengirim dan menerima paket-paket yang membuat isinya.

Layer 7, Layer Aplikasi

Layer ini merupakan layer terdekat dengan end-user, yang berarti bahwa kedua layer aplikasi OSU dan pengguna berinterkasi langsung dengan software aplikasi. Layer ini berinterkasi dengan software aplikasi yang mengimplementasikna sebuah komponen komunikasi. Kita dapat menyebutkan contohnya yaitu Telnet, Hyper-text Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), dan Simple Mail Transfer Protocol (SMTP).

Layer 6, Layer Presentasi

Layer ini membentuk konteks antara kesatuan lapisan aplikasi sehingga kesatuan layer yang lebih tinggi dapat menggunakan sintaks dan semantik berbeda selama presentation service mengenali mereka dan pemetaan diantaranya. Layer ini mengatur kebebasan dari perbedaan dalam data representasi dengan mentranslasikan dari aplikasi ke format jaringan dan sebaliknya. Layer ini berguna untuk mengubah suatu data menjadi bentuk yang dapat diterima oleh layer aplikasi. Juga, ia memformat dan mengenkripsi data yang dikirim melalui jaringan, menyediakan kebebasan dari masalah mengenai kompatibilitas. Layer ini sering disebut layer sintaks.

Layer 5, Layer Sesi

Layer ini mengatur koneksi antar komputer. Ia membentuk, mengatur, memutuskan koneksi antara aplikasi lokal dan remot. Ia juga menyediakan operasi full-duplex, half-duplex atau simplex, dan mengatur cekpoin, penundaan, pemutusan dan pengulangan prosedur-prosedur.

Layer 4, Layer Transport

Layer ini menyediakan pengiriman data antara end-users secara transparan, menyediakan layanan data transfer yang dapat diadalkan ada layer-layer di atasnya. Layer transport mengatur kepastian dari link yang diberikan melalui kontrol alur, segmentasi/desegmentasi dan kontrol error. Kita dapat mencontohkannya yaitu Tansfer Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).

Layer 3, Layer Jaringan

Layer ini menyediakan sarana fungsional dan prosedural dari pengiriman urutan data dari sumber ke tujuan melalui satu atau lebih jaringan, sementara itu ia juga menjaga quality of service yang diminta dari layer transport. Layer ini melakukan fungsi routing jaringan dan juga fragmentasi, reasembly dan melaporkan error pengiriman. Sebagai contoh, kita ambil Internet Protocol (IP).

Layer 2, Layer Data Link

Layer ini menyediakan sarana fungsional dan prosedural untuk mengirimkan data antar kesatuan jaringan dan mendeteksi kemungkinan error yang mungkin terjadi di layer fisik.

Layer 1, Layer Fisik

Layer ini mendefinisikan spesifikasi listrik dan fisik dari peralatan-peralatan. Secara jelas, ia mendefinisikan hubungan antara peralatan dengan media fisik. Yang termasuk di dalamnya yakni pins, beda potensial, spesifikasi kabel, Hub, adaptor jaringan.

Nah itulah penjelasan singkat mengenai layer-layer dari OSI Model. Jadi inti dari OSI Model adalah ia membangun komunikasi antar komputer dalam jaringan dengan mengatur interaksi data, transfer, pengguna menjadi beberapa layer yang masing-masingnya bekerja sama untuk mengatur komunikasi tersebut.

Sumber: ‘Om Wiki’ (en.wikipedia.org/OSI_Model)

Tidak ada komentar: